Rabu, 16 Oktober 2013

Need VS Want

Manusia diciptakan sebagai makhluk hidup yang mempunyai kebutuhan. Agar terus dapat hidup dan berkembang, manusia harus memenuhi kebutuhan hidupnya. Sandang, pangan, papan, termasuk dalam kehidupan primer seperti yg sudah dipelajari di bangku SD dulu. Ada juga kebutuhan sekunder seperti sekolah, rekreasi, dsb. Lalu kebutuhan tersier, barang mewah, atau sejenisnya.
Naik ke tingkatan sekolah yang lebih tinggi, Abraham Maslow memunculkan teorinya tentang kebutuhan :
- Kebutuhan Fisiologis
- Kebutuhan akan rasa aman
- Kebutuhan bersosialisasi
- Kebutuhan akan harga diri
- Kebutuhan aktualisasi diri

Sejalan dengan dianugerahinya manusia dengan nafsu, syahwat, dan kecenderungan terhadap urusan duniawi, manusia tidak hanya berhenti pada pemenuhan kebutuhan saja. Manusia juga punya keinginan. Walaupun kebutuhan sudah terpenuhi, keinginan juga harus dicapai. Sehingga manusia tidak akan berhenti untuk mencapai keinginan-keinginan tersebut.

Benturan antar hubungan sosial manusia tak dapat terelakkan lagi dalam pemenuhan kebutuhan dan pencapaian keinginan tersebut. Bukan hanya dalam hubungan antar individu, bahkan dalam diri individu tersebut posisi sebuah barang dalam kategori kebutuhan atau keinginan terkadang menjadi samar. Hal itu terjadi seiring perkembangan zaman. Tuntutan hidup mengharuskan manusia segera memenuhinya, namun terkadang banyak ganjalan yang ditemui. Kelangkaan sumber daya (scarcity) menghalangi sifat keinginan yang tiada batasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar