Sabtu, 01 November 2014

Catatan Kuliah Penyelesaian Sengketa Ekonomi



Materi  : Penyelesaian Sengketa Ekonomi
Dosen   : Dr. Leli Joko Suryono, SH., M. Hum
Tempat                : Ruang Sidang Fakultas Hukum UMY
Waktu   : Sabtu, 1 November 2014
Sesi        : 12.30 – 15.30

Jenis : 1. Litigasi
            2. Non Litigasi
Cara-cara dalam penyelesaian sengketa kotrak :
1.       Melalui litigasi pengadilan
2.       Melalui non-litigasi :
a.       APS/ADR (Negosiasi/Mediasi)
b.      Arbitrase
UU Ketenagakerjaan :
-          Waktu kerja
-          Klausul tidak berlaku untuk sopir jarak jauh, migas
Studi kasus => Sopir-sopir jarak jauh tidak dibayar lembur, menuntut ganti 73 milyar
Tidak semua sengketa bisa diproses secara hukum
Pengadilan banyak dihindari karena waktu lama, tidak rahasia (terbuka untuk umum), dan kedua belah pihak akan terputus hubungan bisnisnya karena berhadap-hadapan sebagai lawan/musuh.
Sengketa > Kasus Hukum >Pidana
                   >Bukan                 > Perdata > Keluarga
                                                                       > Jaminan
                                                                       > Perjanjian > Jual Beli > Wanprestasi
                                                                                                                     > Menyalahi hukum
Banyak unsur ? Pidana atau perdata ?
Alat Bukti :
1.       Pengakuan
2.       Surat     > Akta   > Underlag
>Partij
3.       Saksi
4.       Persangkaan
5.       Sumpah
Membangun argumentasi
Akan banyak muncul argumentasi hukum, logika hukum
Konsep penyelesaian sengketa bisnis/ekonomi
Law Economic Analysis ( Postner )
Orang senang tidak melanggar hukum karena mendapat sesuatu / orang senang melanggar hukum karena mendapat sesuatu
UU Anti Monopoli > Carrefour lebih dari 51 % penguasaan sumber ritel
Tak selalu putusan yang eksekutorial bisa dieksekusi
Sengketa di APS bisa selesai asalkan :
a.       Sengketa masih dalam batas “wajar”
b.      Komitmen para pihak
c.       Keberlanjutan hubungan
d.      Keseimbangan posisi tawar menawar
e.      Proses bersifat pribadi dan hasilnya rahasia
Keadilan distributif, penyeimbang kedua belah pihak
Mempertanyakan asas equa e bono = biar langit runtuh asal keadilan ditegakkan
Wanprestasi atau perbuatan melawan hukum
Kapan perjanjian  ? Penipuan atau wanprestasi
Negosiasi bukanlah tentang memenangkan suatu perbedaan
Tapi, best deal / penyelesaian terbaik
Negosiasi : Suatu proses tawar menawar/pembicaraan untuk mencapai kesepakatan terhadap masalah tertentu yang terjadi antara para pihak
Psikologi dalam penyelesaian sengketa juga logika
Prinsip dasar pertukaran : Anda harus memberi agar dapat menerima
Win-win solution = lose-lose solution
Prinsip pertukaran : Persiapan>Proposal>Debat>Tawar Menawar>Penutup
Kebutuhan mendesak, beli barang, lebih mahal, susah turun harga dari pedagang
-          Pelajari dulu, harga tertinggi, terendah > dapat barang bagus, harga sepantasnya
Alur negosiasi
1.       Sepakat
-          Persamaan
-          Kerja sama
2.       Tidak sepakat
-          Perbedaan
-          Konflik
Strategi dalam bernegosiasi :
1.       Pahami personality para pihak :
-          Kenali diri sendiri
-          Kenali karakter mereka dan cara menghadapi mereka
2.       Cari fakta yang mendukung pendapatnya
Ciri-ciri negosiator yang baik ?
Menangkis taktik khusus ?
Referensi :
1.       Perbuatan Melawan Hukum
2.       Perbuatan Melawan Hukum, Rosa Agustina
3.       Hukum Kontrak Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar